BREAKING NEWS

Opname Proyek Pembangunan Drainase dan Plat Duiker di Kauman Ponorogo Guna Tingkatkan Kelancaran Mobilitas Warga dan Dukung Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Dinas PUPKP Kabupaten Ponorogo melakukan pembangunan dan pelebaran infrastruktur, termasuk drainase dan jembatan kecil atau duiker (plat beton/gorong-gorong) di jalur Jalan Raya Sampung, Dukuh Tengah, Desa Kauman. 


PONOROGO - gudang-warta.com - Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Ponorogo secara aktif terus melakukan pembangunan dan pelebaran infrastruktur, termasuk drainase dan jembatan kecil atau duiker (plat beton/gorong-gorong), demi meningkatkan kelancaran mobilitas warga dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.


Saat ini tengah dikerjakan pekerjaan pembangunan saluran Drainase dan pelebaran Duiker jembatan di wilayah Kecamatan Kauman, khususnya disekitar kawasan Lingkar Bantarangin, lebih tepatnya di jalur Jalan Raya Sampung, Dukuh Tengah, Desa Kauman, menjadi salah satu titik fokus perhatian program kegiatan pengelolaan dan pengembangan sistem Drainase serta pelebaran Duiker yang terhubung langsung dengan sungai dalam daerah Kabupaten/Kota.


Tim Teknis Dinas PUPKP Kabupaten Ponorogo, yakni Didik Harianto, S.E, bersama Konsultan Pengawas Aris, pelaksana lapangan Risa, dan Suplier Asia Beton Gufrannudin, melaksanakan Opname pekerjaan. 


Tim Teknis dari Dinas PUPKP Kabupaten Ponorogo, yakni Didik Harianto, S.E, di dampingi Konsultan Pengawas Aris, serta hadir juga pelaksana lapangan Risa, dan Suplier Asia Beton Gufrannudin, sedang melaksanakan Opname pekerjaan yang telah di kerjakan, pada Senin (21/9/2026).


Opname proyek drainase dan duiker merupakan pemeriksaan bersama volume dan progres fisik di lapangan untuk mencocokkan hasil pekerjaan saluran air dan jembatan kecil/plat beton (duiker) dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta gambar rencana. 


"Kegiatan dilakukan dengan melakukan pengukuran panjang saluran, lebar dan tinggi untuk memastikan pekerjaan dilapangan telah dilaksanakan sesuai dengan yang ada tertuang di RAB dan gambar rencana," ucap Tim Teknis Didik Harianto.



Sementara itu, Risa, selaku pelaksana lapangan menuturkan, bahwa di wilayah Kecamatan Kauman, khususnya disekitar kawasan Lingkar Bantarangin, lebih tepatnya di jalur Jalan Raya Sampung, Dukuh Tengah, Desa Kauman, menjadi salah satu titik fokus perhatian program kegiatan pengelolaan dan pengembangan sistem Drainase serta pelebaran Duiker yang terhubung langsung dengan sungai dalam daerah Kabupaten/Kota.


"Pembangunan serta peningkatan kapasitas infrastruktur drainase dan duiker ini bersumber dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Ponorogo Tahun 2026 dengan Nilai Kontrak Rp.800.000.000,- (Delapan Ratus Juta Rupiah) masa waktu pelaksanaan 75 Hari Kalender, serta dikerjakan oleh Penyedia Jasa CV. TSS Kontruksi dan Konsultan Pengawas CV. Kautsar Susilo Abadi ini krusial untuk mengurai potensi hambatan arus lalu lintas," ucap Risa.


Risa menambahkan bahwasanya, langkah pelebaran dan pembangunan duiker (gorong-gorong jembatan) di Kauman tersebut ada 5 (Lima) titik pengerjaan dan menjadi prioritas penting guna memastikan jaringan drainase serta jalan mampu menampung volume kendaraan dan debit air dengan optimal.


"Pelebaran jembatan kecil/duiker ini secara umum membawa dampak positif untuk kelancaran Lalu Lintas, memperluas ruang gerak kendaraan, sehingga meminimalisir titik penyempitan jalan guna mengurangi risiko kecelakaan, juga membantu sistem drainase di sekitar jalan agar berfungsi optimal dalam mencegah genangan air saat musim hujan," pungkasnya.



(Eko/GW/Red) 


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar