Nama Indah BP Jadi Perhatian Publik Usai Terungkapnya Kasus OTT Terhadap Direktur RSDH Ponorogo
![]() |
| Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pengadilan Agama Ponorogo. |
PONOROGO – gudang-warta.com – Nama Indah BP (IBP) kembali menjadi perhatian publik, usai terungkapnya kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Tersangka Yunus Mahatma, Direktur Rumah Sakit Daerah Harjono (RSDH) Ponorogo.
Selain dikaitkan dengan dugaan keterlibatan dalam kasus Korupsi tersebut, IBP diketahui tengah menggugat cerai suaminya sendiri, (PU). Informasi mengenai gugatan perceraian itu dibenarkan oleh Maftuh Basyuni selaku Humas Pengadilan Agama Ponorogo.
![]() |
| Mega Aprilia, SH, dan Suryo Alam, SH, MH, dari SM Law Office. |
“Iya benar, perkara tersebut telah terdaftar dengan nomor 1623 Pdt.G/2025/PA.PO. Namun karena masih dalam proses, kami belum bisa berkomentar lebih jauh,” ujar Maftuh saat dikonfirmasi awak media, Rabu (12/11/2025).
Lebih lanjut, Maftuh menambahkan bahwasanya, pihak Pengadilan belum dapat memberikan keterangan terkait kehadiran tergugat maupun materi perkara. “Maaf, untuk hal lain kami belum bisa memberikan keterangan,” imbuhnya singkat.
Berdasarkan data yang dihimpun, IBP menunjuk Mega Aprilia, SH, dan Suryo Alam, SH, MH, dari SM Law Office dan sebagai kuasa hukumnya. Namun hingga berita ini diturunkan, pihak IBP maupun kuasa hukumnya belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi yang dikirimkan Wartawan melalui pesan maupun panggilan telepon.
![]() |
| SM Law Office. |
Isu gugatan cerai tersebut mencuat di tengah sorotan publik terhadap dugaan hubungan khusus antara IBP dan Yunus Mahatma yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan jual-beli jabatan di lingkungan RSUD Ponorogo.
Sejumlah sumber internal menyebutkan adanya kedekatan antara keduanya, meski kebenaran informasi tersebut belum dapat dipastikan.
Beberapa kabar yang beredar bahkan menyebut, keduanya berencana untuk menikah setelah masing-masing menyelesaikan proses perceraian.
(Eko/GW/Red)



