DPC PBB Ponorogo Gelar Musyawarah Panitia Persiapan Pendidikan Politik 2, Bertemakan Pemetaan Pemilu 2029-2030
PONOROGO - gudang-warta.com - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang (PBB) Kabupaten Ponorogo menggelar musyawarah panitia persiapan Pendidikan Politik 2 yang bertempat di Warung Juanda Cinta Buk Tin, Jalan Ir. Juanda, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (26/4/2026).
Pada acara tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PBB Cabang Ponorogo, Gufrannudin, dengan menyampaikan materi persiapan Pendidikan Politik 2 mengusung tema "Pemetaan Pemilu 2029-2030" yang akan dilaksanakan pada 14 Mei mendatang.
![]() |
| Gufrannudin berharap agar Kaderisasi pengurus Cabang, PAC, hingga Ranting bisa segera terstruktur untuk membangun militansi, loyalitas dan pemahaman nilai-nilai partai. |
"Persiapan pendidikan politik ini bertujuan untuk membangun masyarakat sipil yang sadar, aktif, dan bertanggung jawab secara politik, serta memperkuat kualitas demokrasi di Indonesia," Ucap Gufrannudin, Ketua PBB Cabang Ponorogo..
Lebih lanjut, Gufrannudin menuturkan, bahwa persiapan pendidikan politik oleh partai politik merupakan kewajiban konstitusional yang bertujuan meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan partisipasi aktif masyarakat serta kader dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Poin-poin persiapan pendidikan politik partai, diantaranya yakni persiapan Internal dan Konseptual Penyusunan Kurikulum atau Materi. Partai Bulan Bintang menyiapkan materi terkait sistem politik, konstitusi, hak asasi manusia (HAM), pemilu, kebijakan publik dan ideologi partai," Tuturnya.
![]() |
| Gufrannudin, Ketua PBB Cabang Ponorogo. |
Sasaran Pendidikan Politik ini untuk Kader Partai agar menjadi penggerak yang berkualitas. Bagi masyarakat umum guna meningkatkan partisipasi dan mengurangi angka golput. Sedangkan pemilih Pemula/Muda Fokus pada peningkatan keterlibatan aktif dalam proses politik.
Gufrannudin pun berharap, agar Kaderisasi pengurus Cabang, PAC, hingga Ranting bisa segera terstruktur untuk membangun militansi, loyalitas dan pemahaman nilai-nilai partai.
"Pendidikan politik tidak hanya dilakukan saat tahapan Pemilu, tetapi juga sangat krusial dilakukan pada masa nontahapan untuk menjaga kedekatan partai dengan pemilih," Pungkasnya.
(Eko/GW/Red)



