Sucipto dan Galung: Sebuah Perjalanan Panjang Menghidupkan Sebuah Pantai
![]() |
| Sucipto, Dosen Universitas Terbuka Surabaya. |
SURABAYA - gudang-warta.com - Di tengah pesisir Juruan Daya, ada sebuah pantai bernama Galung yang dulunya hanya dikenal sebagai hamparan pasir sunyi tanpa sentuhan pengelolaan. Perubahan itu mulai tampak ketika Sucipto, Dosen Universitas Terbuka Surabaya, memulai inisiasi pendampingan masyarakat pada tahun 2021. Saat itu belum ada gazebo, belum ada tata ruang, belum ada identitas kawasan-hanya potensi alam yang belum terkelola.
Pada 2023, langkah awal yang lebih konkret dimulai. Bersama masyarakat dan pemuda desa, Sucipto memimpin penyusunan desain setplan pengembangan kawasan Pantai Galung, menata titik-titik area pantai, dan membantu menghadirkan gerbang utama desa sebagai simbol bahwa Juruan Daya siap menyambut wisatawan.
Satu tahun berikutnya, 2024, pendampingan ini berkembang menjadi pelatihan tata kelola wisata yang lebih terstruktur. Masyarakat dibimbing bukan hanya untuk membangun, tetapi juga merawat dan mengelola. Pada tahap ini pula berdirilah lima gazebo yang kini menjadi ikon baru Pantai Galung.
Tahun 2025 menjadi fase yang lebih matang. Bersama tim dosen UT Surabaya dan dosen UNIPA Surabaya, upaya pengabdian berkembang dengan mendesain dan membangun area bermain anak yang menjadikan Galung sebagai ruang wisata keluarga yang ramah dan inklusif. Transformasi fisik dan sosial yang terjadi adalah hasil kolaborasi, namun tidak bisa dipisahkan dari konsistensi Sucipto sebagai inisiator yang terus hadir sejak ide pertama hingga terwujudnya fasilitas-fasilitas nyata.
Atas dedikasi jangka panjang tersebut, Sucipto menerima Anugerah Cakravidya kategori Pengabdian kepada Masyarakat yang diberikan pada SENMATER LPPM Universitas Terbuka, tanggal 20 November 2025 di Gedung UTCC Pondok Cabe. Penghargaan ini bukan hanya mengakui kerja keras seorang dosen, tetapi juga merayakan perjalanan perubahan sebuah pantai yang kini tumbuh menjadi destinasi desa wisata yang membanggakan.
Reporter : Davit

