Reyog Sardhulo Djoyo Gendhilo PSHW-TM Pusat Madiun Raih Juara Runner-up Pelestari Budaya Ajang FNRP Grebeg Suro 2026
PONOROGO - gudang-warta.com - Penghargaan Juara Runner-up sebagai Pelestari Budaya Reyog Ponorogo berhasil diraih oleh Paguyuban Reyog Sardhulo Djoyo Gendhilo dari Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHW-TM) Pusat Madiun, yang hasilnya diumumkan secara langsung pada penutupan Grebeg Suro 2026, Senin malam (15/6/2026).
![]() |
| Penampilan memukau dari Paguyuban Reyog Sardhulo Djoyo Gendhilo di panggung utama Alun-Alun Ponorogo pada Kamis (11/6/2026). |
Penampilan memukau dari Paguyuban Reyog Sardhulo Djoyo Gendhilo di panggung utama Alun-Alun Ponorogo pada Kamis (11/6) dalam ajang Festival Nasional Reyog Ponorogo (FNRP) memang menjadi pusat perhatian. Dengan nomor urut 03, mereka menyedot ribuan pasang mata melalui koreografi kolosal racikan pimpinan Andik Krisdianto yang menceritakan epik Babad Ponorogo secara megah.
Andik Krisdianto, Ketua Paguyuban Reyog Sardhulo Djoyo Gendhilo PSHW-TM Pusat Madiun menyampaikan rasa syukur atas prestasi Juara Runner-up atau Juara ke-2 yang telah diraih sebagai Pelestari Budaya Reyog Ponorogo dalam Festival Nasional Reyog Ponorogo (FNRP) Grebeg Suro 2026.
![]() |
| Paguyuban Reyog Sardhulo Djoyo Gendhilo PSHW-TM Pusat Madiun ini tampil pada rangkaian acara Grebeg Suro XXXI Tahun 2026. |
"Terima kasih dan syukur alhamdulillah, hasil luar biasa ini tidak terlepas adanya support semangat dan dukungan dari berbagai pihak, utamanya dari Ketua Umum (Bapak Pengasuh) Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHW-TM) Pusat Madiun, H.R. Agus Wiyono Santoso, S.Sos, bersama Gesit Baskoro selaku Ketua PSHW-TM Cabang Ponorogo dan jajaran pengurus, serta seluruh saudara PSHW-TM, juga pengawalan pengamanan dari Korlap PSHW-TM Pusat Madiun dan Korlap PSHW-TM Cabang Ponorogo yang hadir sekaligus menyaksikan secara langsung penampilan kami Paguyuban Reyog Sardulo Djoyo Gendhilo PSHW-TM Pusat Madiun," ucap Andik Krisdianto kepada gudang-warta.com, Selasa (16/6/2026).
![]() |
| Andik Krisdianto, Ketua Paguyuban Reyog Sardhulo Djoyo Gendhilo PSHW-TM Pusat Madiun. |
Andik alias Ganden berharap, kedepannya pemerintah Kabupaten Ponorogo lebih mengkoreksi, memberikan saran dan masukan, serta pembinaan dan pengembangan kesenian Reyog agar Paguyuban Reyog Sardhulo Djoyo Gendhilo PSHW-TM Pusat Madiun menjadi lebih baik lagi.
"Harapannya, melalui dinas terkait, evaluasi, koreksi, dan pendampingan rutin diberikan kepada paguyuban lokal seperti kami, agar kesenian kebanggaan ini terus berprestasi dan menjaga pakem tradisionalnya," harap Andik Ganden.
![]() |
| Gesit Baskoro (Kanan), Ketua PSHW-TM Cabang Ponorogo bersama H.R. Agus Wiyono Santoso, S.Sos, (Kiri) Ketua Umum PSHW-TM Pusat Madiun. |
Gesit Baskoro, Ketua PSHW-TM Cabang Ponorogo pun menyampaikan selamat kepada Paguyuban Reyog Sardhulo Djoyo Gendhilo PSHW-TM Pusat Madiun beserta tim. Ia ikut bangga bahwasanya Paguyuban Reyog Sardhulo Djoyo Gendhilo PSHW-TM Pusat Madiun ini tampil pada rangkaian acara Grebeg Suro XXXI Tahun 2026 dengan Lakon yang dibawakan mengangkat cerita legenda Babad Ponorogo yang memadukan keperkasaan tari, musik gamelan, dan alur cerita kerajaan.
"Paguyuban Reyog Sardhulo Djoyo Gendhilo PSHW-TM Pusat Madiun, pimpinan Andik Krisdianto ini menyuguhkan atraksi utama perpaduan harmonis antara topeng dadak merak yang megah, tarian Warok, dan aksi Jathil yang lincah menceritakan sejarah berdirinya Bumi Reog. Festival tahunan ini sendiri merupakan salah satu agenda budaya akbar yang menjadi sorotan nasional dan menjadikan festival ini sebagai wujud nyata pelestarian warisan leluhur," ujar Gesit Baskoro.
![]() | |
|
Sementara itu, Ketua Umum PSHW-TM Pusat Madiun, H.R. Agus Wiyono Santoso, S.Sos, mengapresiasi atas penampilan dan hasil Juara Runner-up yang diraih Paguyuban Reyog Sardulo Djoyo Gendilo dalam ajang Festival Reyog Nasional Grebeg Suro 2026 yang sangat luar biasa. Dedikasi, koreografi yang memukau, serta semangat para penari dan pembarong berhasil membius penonton dan melestarikan warisan budaya kebanggaan Ponorogo.
"Selamat atas prestasi Juara Runner-up yang diraih. Penampilan Reyog Sardhulo Djoyo Gendhilo PSHW-TM Pusat Madiun luar biasa. Apresiasi tinggi patut diberikan kepada seluruh tim yang telah berlatih keras menampilkan karya terbaik mereka di kancah yang bergengsi ini," tutur Ketum PSHW-TM Pusat Madiun, Agus Wiyono Santoso.
![]() | ||
|
Lebih lanjut, Bapak Pengasuh Agus Wiyono Santoso, berpesan dan memberikan motivasi agar Paguyuban Reyog Sardhulo Djoyo Gendhilo terus menjaga kerendahan hati. Prestasi peringkat ke-5 pada perhelatan akbar tahun sebelumnya, serta Juara Runner-up pada FNRP Grebeg Suro 2026 ini agar dijadikan dorongan untuk terus mengasah kemampuan, bukan sebagai titik akhir untuk berpuas diri.
"Saya juga berpesan, agar saudara-saudara seasuhan senantiasa hidup guyub rukun dengan siapapun. Membina hubungan baik, toleransi, dan persaudaraan dengan seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang perbedaan latar belakang atau golongan. Serta menjaga Kamtibmas dengan berperan aktif bersama aparat keamanan dalam menciptakan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat yang kondusif, khususnya di wilayah Kabupaten Ponorogo," pesannya.
Pesan tersebut mencerminkan komitmen penting untuk menjaga kedamaian dan keharmonisan sosial di tengah masyarakat. Sebagai pengasuh Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHW-TM) Madiun Pusat, H.R. Agus Wijono Santoso, S.Sos, kerap menekankan pentingnya ajaran luhur organisasi untuk kemaslahatan publik. Menunjukkan bahwasanya, Pesilat tidak hanya melatih fisik, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi pelopor perdamaian di lingkungan tempat tinggalnya.
(Eko/GW/Red)




.jpg)

.jpg)
.jpg)
