Ribuan Saudara PSHW-TM Cabang Ponorogo Hadiri Suran Agung Ke-123, Gesit Baskoro: Terimakasih TNI - Polri dan Semua Pihak Sehingga Kegiatan Berlangsung Kondusif
![]() |
| Rombongan PSHW-TM diberangkatkan langsung oleh Gesit Baskoro, Ketua PSHW-TM Cabang Ponorogo dari titik kumpul di Lapangan Babadan menuju lokasi acara Suran Agung, Minggu (28/6/2026). |
PONOROGO - gudang-warta.com - Ribuan saudara Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHW-TM) Madiun, Cabang Ponorogo, menghadiri gelaran tradisi Suran Agung ke-123 (1448 Hijriyah - 2026 Masehi) yang bertempat di Lapangan Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, pada Minggu (28/6/2026).
Pada kegiatan tersebut, rombongan PSHW-TM yang terdiri dari berbagai Ranting se Cabang Ponorogo dengan menggunakan kendaraan Elf, Bus, Mini Bus, hingga mobil pribadi diberangkatkan langsung oleh Gesit Baskoro, Ketua PSHW-TM Cabang Ponorogo dari titik kumpul di Lapangan Babadan menuju lokasi acara Suran Agung dengan pengawalan serta pengamanan dari Polres Ponorogo dan Kodim 0802 Ponorogo hingga kembali pulang dengan aman, lancar dan kondusif.
![]() |
| Gesit Baskoro (Kanan), Ketua PSHW-TM Cabang Ponorogo. |
Gesit Baskoro, Ketua PSHW-TM Cabang Ponorogo menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada TNI, Polri, semua pihak dan seluruh tim pengamanan yang telah bertugas dengan profesional dan humanis. Serta Berkat dedikasi dan kesigapannya, rangkaian acara Suran Agung dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.
"Kami PSHW-TM Cabang Ponorogo beserta jajaran pengurus mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada aparat keamanan dari Polres Ponorogo, Kodim 0802 Ponorogo dan Korlap PSHW-TM Cabang Ponorogo, maupun Pamter PSHT Pusat Madiun. Dukungan penuh ini telah memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh peserta, sehingga acara hari ini berjalan lancar, kondusif dan zero incident (tanpa insiden)," ucap Gesit Baskoro usai kepulangan dari kegiatan Suran Agung di Padepokan PSHW-TM Pusat Madiun.
Gesit berharap, sinergi dan kolaborasi luar biasa yang telah terjalin ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi dapat terus berlanjut menjadi langkah untuk menciptakan hubungan yang semakin solid, bersama-sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Ponorogo.
"Kami berpesan kepada seluruh saudara seasuhan PSHW-TM Cabang Ponorogo, melalui perayaan Suran Agung ini, mencerminkan ajaran Setia Hati dengan menjadikannya momentum refleksi, mempererat tali persaudaraan, dan melestarikan budaya leluhur. Tradisi ini mengajarkan untuk selalu taat pada hati sanubari, menjaga kerukunan, serta mengaplikasikan nilai-nilai luhur pencak silat dalam kehidupan bermasyarakat," Pungkasnya.
(Eko/GW/Red)



