Yayasan Sabuk Inten Nusantara Ponorogo Gelar Rembuk Agung, Akan Selenggarakan Jamasan dan Kirab Pusaka
PONOROGO - gudang-warta.com - Pengurus Yayasan Sabuk Inten Nusantara Ponorogo menggelar "Rembuk Agung Jamasan dan Kirab Pusaka" yang bertempat dirumah Eka Harnawa (Timur Perempatan Balong) Desa Karangan, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu malam (20/6/2026).
![]() |
| Tujuan diadakan kegiatan ini sebagai wadah silaturahmi, musyawarah, serta penguatan tali persaudaraan dalam semangat budaya, spiritualitas, dan pelestarian nilai-nilai luhur Nusantara. |
Ahmad Marundi atau yang akrab disapa Gus Ahmad, selaku Pendiri dan Pembina Yayasan Sabuk Inten Nusantara Ponorogo mengatakan, bahwa tujuan diadakan kegiatan ini sebagai wadah silaturahmi, musyawarah, serta penguatan tali persaudaraan dalam semangat budaya, spiritualitas, dan pelestarian nilai-nilai luhur Nusantara.
"Rahayu, Rahayu, Rahayu. Alhamdulillah, pada malam hari ini kita bisa berkumpul merajut tali silaturahmi dalam Rembuk Agung membahas terkait agenda kegiatan penyelenggaraan Jamasan dan Kirab Pusaka Yayasan Sabuk Inten Nusantara Ponorogo yang rencananya akan diselenggarakan dalam Bulan Suro ini," ucap Gus Ahmad kepada media gudang-warta.com, Minggu (21/6/2026).
Menurut Gus Ahmad, prosesi Kirab Pusaka dan Jamasan merupakan bagian agenda dari tradisi tahunan Grebeg Suro yang akan diselenggarakan Yayasan Sabuk Inten Nusantara Ponorogo untuk memperingati Tahun Baru Islam dan budaya Jawa.
![]() |
| Penyelenggaraan Jamasan dan Kirab Pusaka Yayasan Sabuk Inten Nusantara Ponorogo rencananya akan diselenggarakan pada hari Selasa, Tanggal 30 Juni 2026 dalam Bulan Suro ini. |
"Acara Jamasan dan Kirab Pusaka Yayasan Sabuk Inten Nusantara Ponorogo ini melibatkan arak-arakan pusaka dan dilanjutkan dengan ritual Jamasan (pencucian) menggunakan air dari 7 (Tujuh) sumber mata air," ungkapnya.
Sementara itu, Eka Harnawa Widyaswara, selaku Pembina Yayasan Sabuk Inten Nusantara Ponorogo mengungkapkan bahwasanya, kegiatan Rembuk Agung serta Jamasan dan Kirab Pusaka tersebut nantinya diselenggarakan atas dasar menjalankan program sesuai Visi dan Misi yang diusung Yayasan Sabuk Inten Nusantara Ponorogo.
"Visi Yayasan Sabuk Inten Nusantara yaitu terwujudnya kebudayaan Nusantara yang lestari, berdaulat, dan menyejahterakan, melalui keseimbangan jagad gedhe dan jagad cilik, sebagai sabuk pengikat keberagaman bangsa menuju peradaban yang luhur dan berkelanjutan," ungkap Eka Harnawa Widyaswara.
![]() |
| Yayasan Sabuk Inten Nusantara Ponorogo |
Lebih lanjut, Eka (sapaan akrab) menjelaskan, bahwa Visi tersebut menegaskan komitmen Yayasan Sabuk Inten Nusantara untuk menjadikan kebudayaan bukan hanya sebagai warisan masa lalu, tetapi juga sebagai kekuatan masa depan yang mampu menjaga keseimbangan hubungan manusia, alam, dan kehidupan sosial dalam bingkai kebangsaan.
Adapun 5 (Lima) Misi besar Yayasan Sabuk Inten Nusantara Ponorogo yakni menyelaraskan Kebudayaan dan Ekologi, menjaga keseimbangan 4 (Empat) unsur kehidupan, menjadi poros Kolaborasi Kebudayaan, mengembangkan Pendidikan dan Literasi Budaya, dan mengikat keberagaman dalam Jaringan Nusantara dan Dunia.
Dalam forum sarasehan ditegaskan bahwa kelima misi tersebut tidak dapat dijalankan secara terpisah. Setiap program yayasan harus mencerminkan seluruh misi secara utuh.
"Harapan kedepan, semoga tradisi Jamasan dan Kirab Pusaka Yayasan Sabuk Inten Nusantara Ponorogo terus lestari, semakin edukatif bagi generasi muda, dan menjadi daya tarik wisata budaya yang mendunia. Sebagai warisan leluhur, prosesi ini diharapkan tetap sakral, mampu merawat identitas daerah, serta menumbuhkan nilai kebersamaan masyarakat," pungkasnya.
(Eko/GW/Red)




