Resmi Dilantik, Pengurus PR IPNU - IPPNU Ronowijayan, Patihan Kidul dan Mangunsuman Usung Tema Satu Barisan, Sejuta Mimpi: Menyatukan Langkah, Menguatkan Khidmah
PONOROGO - gudang-warta.com - Sebanyak 3 (Tiga) Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Ronowijayan, Patihan Kidul dan Mangunsuman, resmi dilantik dalam sebuah acara khidmat yang digelar di Kantor Nahdlatul Ulama (NU) Mangunsuman, Kabupaten Ponorogo, pada Sabtu malam (5/9/2026).
Dengan mengusung tema “Satu Barisan, Sejuta Mimpi: Menyatukan Langkah, Menguatkan Khidmah IPNU-IPPNU se-Kecamatan Siman”, pelantikan ini menjadi momentum penting dalam proses regenerasi organisasi Pelajar di tingkat ranting.
Acara dibuka dan dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo Dwi Agus Prayitno, Mauidhoh Hasanah oleh Dr. Hj. Isnatin Ulfah, M.H.I, Dosen Fakultas Syariah UIN Ponorogo dan Pengurus PC ISNU Ponorogo, Jagad Padang G. Ketua PAC IPNU Siman didampingi Widan Bagus Prayoga selaku Waka Organisasi PAC IPNU Siman, Nashwa Salsabila Putri Setya Pradyani Ketua PAC IPPNU Siman bersama Fadhilatus Sa'adah Waka Organisasi PAC IPPNU Siman.
Adapun 3 (Tiga) pengurus baru Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Ronowijayan, Patihan Kidul dan Mangunsuman masa khidmat 1447–1449 Hijriah / 2026–2028 Masehi yang resmi dilantik yakni :
PR IPNU - IPPNU Ronowijayan
- M. Saif Akhlis A, Ketua PR IPNU Ronowijayan
- Arifatul Afifah, Ketua PR IPPNU Ronowijayan
PR IPNU - IPPNU Patihan Kidul
- Ridho Tachfidzul Fitrah, Ketua PR IPNU Patihan Kidul
- Viantika Navisa, Ketua PR IPPNU Patihan Kidul
PR IPNU - IPPNU Mangunsuman
- M. Jauharul Husni, Ketua PR IPNU Mangunsuman
- Rizqy Fathu A, Ketua PR IPPNU Mangunsuman
Dalam sambutannya, Panitia penyelenggara dari PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Siman, M. Fatjar Romdhoni menjelaskan, bahwa pelantikan biasanya dilaksanakan secara terpisah di masing-masing ranting, namun kali ini sengaja dikemas dalam satu kegiatan.
"Pelantikan Raya ini dilaksanakan setelah ke tiga ranting menyelesaikan Rapat Anggota dan membangun struktur kepengurusan baru dalam waktu yang hampir bersamaan. Kemudian para pelajar Nahdlatul Ulama (NU) yang masuk dalam struktur kepengurusan pasca-Rapat Anggota ini dilantik secara bersama-sama," Ucap Panitia penyelenggara.
Lebih lanjut, Ia menjelaskan bahwasanya, selain menjadi bentuk efisiensi waktu dan tenaga, konsep pelantikan bersama tersebut diharapkan menjadi wadah untuk mempertemukan kader dari komentar ke tiga ranting.
“Pelantikan bersama ini selain untuk efisiensi waktu dan tenaga, juga sebagai wadah penghubung antara lainnya. Harapannya bisa menumbuhkan sinergitas dan komunikasi secara masif dalam bersama-sama mengelola serta mengurus organisasi,” jelasnya.
Menurut panitia PAC Siman, M. Fatjar Romdhoni menyampaikan bahwasanya keberadaan organisasi IPNU dan IPPNU menjadi penting karena perjuangan dalam menebar kebaikan tidak dapat dilakukan seorang diri. IPNU-IPPNU hadir sebagai wadah bagi para pelajar NU untuk belajar, berkhidmah, dan memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat.
“Jika hanya satu orang yang berkhidmat dalam kebaikan, hasil yang diperoleh tentu kurang maksimal. Maka diperlukan banyak orang untuk mendapatkan hasil yang besar,” ungkapnya.
Kesuksesan dari Kolaborasi Berbagai Pihak
Kesuksesan kegiatan tersebut juga tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak. Panitia menyebut persiapan pelantikan dilakukan bersama jaringan alumni, tokoh masyarakat, instansi, hingga lembaga dan badan otonom NU lainnya.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan rangkaian acara berjalan dengan baik sekaligus memperkuat hubungan antara kader pelajar NU dengan berbagai elemen di lingkungan Nahdlatul Ulama dan masyarakat.
![]() |
| Dengan kepengurusan baru, para Kader diharapkan mampu membawa semangat, inovasi, serta perjuangan baru dalam menjalankan roda organisasi. |
Pelantikan juga menjadi penanda resmi beralihnya estafet kepemimpinan. Dengan kepengurusan baru, para Kader diharapkan mampu membawa semangat, inovasi, serta perjuangan baru dalam menjalankan roda organisasi.
Panitia menyadari bahwa dalam perjalanan kepengurusan nantinya sangat mungkin ditemukan berbagai kesalahan dan kekurangan. Namun, hal tersebut hanya dipandang sebagai bagian dari proses belajar. "Kebermanfaatan dimulai dari keberanian untuk belajar dari kesalahan," tegasnya.
Pesan Untuk Pengurus yang Baru Dilantik
Kepada seluruh kader yang baru dilantik, PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Siman berpesan agar tidak berhenti setelah prosesi pelantikan. Justru, pelantikan menjadi awal dari perjalanan panjang dalam menjalankan amanah organisasi.
“Kapal baru saja terbentang layarnya. Jauh mata memandang sudah dihadapkan pada samudra. Jadi, persiapkan diri dan atur strategi untuk menyongsong kepengurusan yang lebih baik, baik dari segi internal maupun eksternal,” pesan panitia.
Para kader baru juga diminta untuk saling bahu-membahu dan saling mengingatkan, mengingat seluruh pengurus masih sama-sama berada dalam proses belajar dan berkembang.
Ke depannya, kepengurusan baru diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih baik dibandingkan kepengurusan sebelumnya. Semangat regenerasi tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan struktur organisasi baru, tetapi juga melahirkan kader-kader yang mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Tetap pada jalur Ahlussunah wal Jamaah, Belajar, berjuang, bertakwa.”
Pelantikan Raya tiga kata-kata tersebut pun diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat komunikasi, kolaborasi, dan membangun gerakan pelajar NU di Kecamatan Siman yang semakin Solid dan berkelanjutan.
(Eko/GW/Red)




