MTsN 1 Ponorogo Gelar Penutupan Perkemahan LT l, Wujudkan Generasi Pramuka Berprestasi dan Berakhlak Mulia
![]() |
| Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Ponorogo menggelar kegiatan puncak acara malam api unggun dan pentas seni di perkemahan Penggalang Lomba Tingkat (LT) l Tahun 2026. |
PONOROGO - gudang-warta.com - Suasana kegiatan puncak acara malam api unggun dan pentas seni di perkemahan Penggalang Lomba Tingkat (LT) l Tahun 2026 yang digelar oleh Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Ponorogo tampak penuh semangat dan berlangsung meriah, bertempat di Lapangan Josari, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Jum'at malam (2/10/2026).
Kegiatan acara puncak Perkemahan LT l MTsN 1 Ponorogo yang penuh kebersamaan tersebut dihadiri oleh Plt. Kemenag Kabupaten Ponorogo, H. Mohamad Thohari, S.Ag., M.H, Kepala MTsN 1 Ponorogo, Taufik Effendy, S.Ag, M.Pd.i, Forpimcam Jetis, Pembina Pramuka Gudep 16071 (Putra) / 16072 (Putri), Bapak/Ibu Guru dan Tenaga Kependidikan MTSN 1 Ponorogo, serta seluruh peserta Pramuka Penggalang MTSN 1 Ponorogo dan tamu undangan.
![]() |
| Taufik Effendy, S.Ag, M.Pd.i, Kepala MTsN 1 Ponorogo. |
Dalam sambutannya, Kepala MTsN 1 Ponorogo, Taufik Effendy, S.Ag, M.Pd.i, menyampaikan ucapan selamat datang kepada para undangan yang hadir dalam rangka penutupan kegiatan Perkemahan LT l. Sekaligus ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung acara ini sehingga berjalan lancar.
"Kami juga mengucapkan terima kasih, khususnya kepada Pemerintah Desa Josari yang telah memberikan izin kepada kami untuk menggunakan tempat ini sebagai tempat Perkemahan Penggalang LT 1 ini. Tiada yang dapat kami ucapkan selain terima kasih yang sebesar-besarnya. Mudah-mudahan apa yang telah diberikan ini menjadikan Ridho dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala," ucap Taufik Effendy, Kepala MTsN 1 Ponorogo.
Lebih lanjut, Taufik Effendy mengungkapkan, bahwa kegiatan dengan mengusung tema "Pramatzapo Spectacular Moment" ini dalam rangka penutupan kegiatan Perkemahan Penggalang LT 1 MTSN 1 Ponorogo. Perkemahan LT 1 ini adalah perkemahan yang digelar perdana atau pertama kalinya untuk murid-murid MTSN 1 Ponorogo. Tujuannya adalah melatih anak-anak penggalang ini agar meningkatkan kualitas kedisiplinan, kreativitas, dan juga sportivitasnya, serta kerjasama (gotong-royong) yang baik.
"Dengan adanya perkemahan ini, maka anak-anak pasti akan mengambil manfaat yang besar. Apa itu? pastinya pengalaman yang luar biasa yang dialami pada saat perkemahan. Pastinya, semuanya ini tidak lepas berkat bimbingan seluruh Bapak/Ibu guru dan tenaga kependidikan MTSN 1 Ponorogo. Juga seluruh kakak-kakak Pembina yang telah mendampingi adik-adik penggalang ini dengan memberikan bimbingan dan arahan, sehingga adanya Ini akhirnya dapat melaksanakan perkemahan dan pada hari ini telah berjalan selama 2 hari, dimulai pada Kamis-Jum'at, 1-2 Oktober 2026," ungkapnya.
Sementara itu, Plt. Kemenag Kabupaten Ponorogo, H. Mohamad Thohari, S.Ag., M.H, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada MTSN 1 Ponorogo atas dilaksanakannya Perkemahan Penggalang LT 1. Menurutnya, pelaksanaan kegiatan tersebut, tentunya sejalan dengan program Kementerian Agama tentang pelayanan berdampak, diantaranya kegiatan ini memiliki dampak yang positif. Dampak lainnya yakni bergeraknya ekonomi, termasuk UMKM lokal.
"Program ini tentu sejalan dengan pendidikan agama yang unggul dan integrasi. Dengan Pramuka ini, diharapkan untuk anak-anak memiliki keterampilan yang lebih dibanding yang lain, baik kedisiplinan dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas maupun kemandirian yang ada pada anak-anak dalam menjalani kehidupannya sehari-hari, baik di lingkungan pendidikan maupun di masyarakat," tegasnya.
![]() |
| Plt. Kemenag Ponorogo M. Thohari membunyikan sirine sebagai tanda penutupan perkemahan LT-1. |
Plt. Kemenag Thohari menyebut bahwasanya, kegiatan Pramuka ini juga untuk mengurangi aktivitas anak-anak dalam menggunakan gadget atau HP. Sesuai Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 19 Tahun 2026 mengatur tentang pembatasan penggunaan gawai (HP) di lingkungan satuan pendidikan keagamaan untuk menciptakan ruang belajar yang aman, kondusif, dan bebas dari gangguan digital.
"Poin utama pengaturan gawai yakni, Murid dilarang menggunakan gawai di lingkungan satuan pendidikan kecuali atas instruksi atau seizin langsung dari guru untuk keperluan proses pembelajaran. Solusinya adalah memberikan berbagai kegiatan kepada anak-anak, sehingga mengurangi penggunaan gawai," sebutnya.
M. Thohari berharap, agar kegiatan perkemahan ini sebagai sarana untuk membentuk karakter dan menjadikan media untuk membentuk karakter yang disiplin, bertanggung jawab. Juga sarana media untuk berprestasi berbagai kegiatan perlombaan.
![]() |
| Kegiatan dengan mengusung tema "Pramatzapo Spectacular Moment" ini dalam rangka penutupan kegiatan Perkemahan Penggalang LT 1 MTSN 1 Ponorogo. |
"Teruskan semangat pengabdian di Pramuka ini untuk mengabdi kepada bangsa, negara dan agama. Siap untuk menjaga NKRI dan Pancasila. Bersama MTSN 1 Ponorogo wujudkan generasi Pramuka yang berprestasi dan berakhlak mulia," harapnya.
Selanjutnya, Plt. Kemenag Ponorogo M. Thohari membunyikan sirine sebagai tanda penutupan perkemahan LT-1. Suara sirine yang menggema tersebut langsung disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta dan pembina pendamping, menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan dengan sukses.
Setelah itu, acara dilanjutkan malam Api unggun yang semakin meriah dengan berbagai penampilan seni, pentas drama, dan yel-yel dari masing-masing regu yang menunjukkan kreativitas dan kekompakan para peserta. Suasana hangat dan penuh kebersamaan ini menjadi pengalaman berharga bagi para peserta dalam perjalanan mereka sebagai pramuka.
(Eko/GW/Red)





