Tiga Pesilat PSHW-TM Ponorogo Terima Piagam Pendonor 75 dan 50 Kali, Ajak Saudara Seasuhan untuk Aktif Donor Darah
![]() |
| Tiga Pesilat PSHW-TM Ponorogo Terima Piagam Pendonor 75 dan 50 Kali, Ajak Saudara Seasuhan untuk Aktif Donor Darah. |
PONOROGO - gudang-warta.com - Sebanyak 98 relawan Donor Darah Sukarela (DDS) 75 dan 50 Kali se-Kabupaten Ponorogo menerima piagam penghargaan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Ponorogo pada Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) PMI Ke-81, bertempat di Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo, Rabu (23/9/2026).
Dari 98 relawan Donor Darah Sukarela 75 dan 50 Kali yang menerima piagam penghargaan tersebut, 3 (Tiga) orang diantaranya yakni Dwi Anton Setiyono sebagai pendonor darah 75 kali, sedangkan Rusmada Widiajaya dan Andik Romdhoni sebagai pendonor darah 50 kali.
Mereka bertiga merupakan anggota dari perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHW-TM) Cabang Ponorogo yang secara sukarela aktif menyumbangkan darahnya di PMI untuk kemanusiaan.
![]() |
| Dwi Anton Setiyono yang akrab disapa Anton Peterson saat menerima piagam penghargaan oleh Plt. Bupati Ponorogo Hj. Lisdyarita, S.H, pada Rabu (23/9/2026). |
Saat ditemui di lokasi usai acara, Dwi Anton Setiyono yang akrab disapa Anton Peterson mengaku bahwasanya, ia mulai mendonorkan darahnya sejak mulai jenjang pendidikan menengah atau Sekolah Menengah Atas (SMA) hingga sekarang ini berusia 53 Tahun.
"Awal saya mulai donor darah sejak SMA dan sekarang ini sudah mencapai donor darah 81 kali. Namun secara tingkatan, mendapatkan apresiasi piagam penghargaan Donor Darah Sukarela 75 kali," ucap Anton Peterson kepada gudang-warta.com.
Berbeda dengan Anton Peterson yang lebih dulu menjadi relawan Donor Darah Sukarela, Rusmada Widiajaya dan Andik Romdhoni yang menerima piagam penghargaan pendonor darah 50 kali tersebut juga mengungkapkan, bahwa mereka telah berdonasi selama kurang lebih 3-4 tahun.
"Dengan asumsi donasi, dulu sebelum adanya Covid-19 bisa dilakukan 2 (dua) kali sebulan. Setelah itu hanya satu kali dalam 1-2 bulan," ungkap Rusmada Widiajaya dan diiyakan oleh Andik Romdhoni.
Lebih lanjut, Ketiganya tersebut mengajak kepada saudara seasuhan PSHW-TM dimana pun berada, khususnya di Cabang Ponorogo agar ikut aktif secara rutin untuk donor darah. Menurutnya, hal tersebut merupakan langkah nyata yang sangat berarti untuk menyelamatkan nyawa sesama, sekaligus menjaga kesehatan tubuh.
![]() |
| Rusmada Widiajaya dan Andik Romdhoni yang menerima piagam penghargaan pendonor darah 50 kali. |
"Mari jadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup aktif dan kepedulian kita untuk menyelamatkan nyawa. Karena Satu kantong darah yang di donasikan dapat membantu hingga tiga nyawa yang membutuhkan. Juga untuk menjaga kesehatan Jantung, serta menjaga kesehatan tubuh kita sendiri," ajak mereka.
Sementara itu, Gesit Baskoro, Ketua PSHW-TM Cabang Ponorogo sangat mengapresiasi dan menyampaikan ucapan selamat atas diterimanya piagam penghargaan sebagai relawan donor darah sukarela 75 dan 50 kali kepada ketiga anggotanya.
"Selamat kepada saudara Anton Peterson, Rusmada Widiajaya dan Andik Romdhoni atas penghargaan yang telah diterima. Hal ini merupakan dedikasi seorang Pesilat yang mencerminkan esensi nyata dari nilai-nilai luhur sesuai ajaran di PSHW Tunas Muda Madiun, yaitu kemanusiaan, kedisiplinan, dan menolong sesama tanpa pamrih," ujar Gesit Baskoro penuh bangga.
Melalui aksi kemanusiaan yang ditunjukkan oleh anggota pencak silat PSHW-TM Cabang Ponorogo tersebut, menjadi pengingat yang sangat kuat bagi masyarakat luas mengenai pentingnya donor darah. Tindakan nyata ini membuktikan bahwa solidaritas dan kepedulian sosial bisa datang dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk organisasi pencak silat.
Turut hadir pada acara tersebut, Plt. Bupati Ponorogo Hj. Lisdyarita, S.H, Forkopimda Kabupaten Ponorogo, Sekda Ponorogo, Kepala PMI Ponorogo Drs. Luhur Karsanto, M.Si, beserta jajaran se Kabupaten Ponorogo, serta para relawan pendonor darah 75 dan 50 Kali se Kabupaten Ponorogo.
(Eko/GW/Red)



