BREAKING NEWS

Pemdes Kauman dan Konsultan Pengawas Lakukan Monitoring Pembangunan Jembatan Duiker untuk Mendukung Kelancaran Saluran Air

Atika Fathurohmi Sekretaris Desa Kauman, didampingi Risna Febrianti Kamituwo Dukuh Tengah, melaksanakan monitoring pekerjaan Drainase dan Duiker Jembatan kecil di jalur Jalan Raya Sampung, Desa Kauman, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, pada Jum'at (2/10/2026). 


PONOROGO - gudang-warta.com - Pemerintah Desa (Pemdes) Kauman, Kecamatan Kauman, bersama Konsultan Pengawas melaksanakan kegiatan monitoring pekerjaan Drainase dan Duiker atau Jembatan kecil di jalur Jalan Raya Sampung, Desa Kauman, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, pada Jum'at (2/10/2026).


Tampak pada monitoring tersebut, Pemdes Kauman yang diwakili oleh Atika Fathurohmi Sekretaris Desa Kauman, didampingi Risna Febrianti Kamituwo Dukuh Tengah, Aris selaku Konsultan Pengawas dari CV. Tata Nusa Persada, dan Risa, pelaksana lapangan, serta Gufrannudin Suplier Asia Beton. 


Pembangunan jembatan dan drainase di Jalur Jalan Raya Kauman didanai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Ponorogo Tahun 2026. 


Pembangunan jembatan dan drainase ini didanai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Ponorogo Tahun 2026 dengan Nilai Kontrak Rp.800.000.000,- (Delapan Ratus Juta Rupiah), masa waktu pelaksanaan 75 Hari Kalender, serta dikerjakan oleh Penyedia Jasa CV. TSS Kontruksi dan Konsultan Pengawas CV. Kautsar Susilo Abadi, untuk mengurai potensi hambatan arus lalu lintas dan saat ini progres pengerjaannya telah hampir selesai.


Dilokasi, Atika Fathurohmi, Sekretaris Desa Kauman, didampingi Risna Febrianti, Kamituwo Dukuh Tengah mengatakan, bahwa jembatan duiker ini dibangun untuk memperbaiki akses transportasi warga Desa Kauman yang sebelumnya mengalami kendala dalam mobilitas (sempit) dan sekarang diperlebar, juga saluran tidak lancar terutama wilayah tersebut merupakan rawan banjir saat musim hujan.


"Pembangunan jembatan duiker dan drainase ini sangat dinantikan oleh masyarakat Kauman, karena akan mempermudah transportasi hasil pertanian dan aktivitas sehari-hari, sehingga diharapkan dapat mendukung perekonomian warga Kauman," ucap Sekdes Kauman, Atika Fathurohmi. 


Pembangunan jembatan duiker sangat penting untuk meningkatkan aksesibilitas dan mendukung kesejahteraan masyarakat. 


Lebih lanjut, Tika (sapaan akrab) menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan proyek yang hampir selesai dan sesuai dengan perencanaan. Menurutnya, pembangunan jembatan ini sangat penting untuk meningkatkan aksesibilitas dan mendukung kesejahteraan masyarakat. 


"Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Ponorogo. Harapannya, proyek ini dapat selesai tepat waktu dengan kualitas yang baik, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh warga Desa Kauman, khususnya Dukuh Tengah dan Sejeruk," harap Tika.


Sementara itu, Aris selaku Konsultan Pengawas dari CV. Tata Nusa Persada, menuturkan bahwasanya, ia melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pembangunan saluran drainase dan box culvert atau duiker (gorong-gorong). Monitoring ini bertujuan untuk memastikan proyek berjalan sesuai spesifikasi teknis, waktu yang ditentukan, dan anggaran yang tersedia.


Aris selaku Konsultan Pengawas dari CV. Tata Nusa Persada saat dilokasi proyek pembangunan jembatan duiker di Dukuh Sejeruk, Desa Kauman. 


"Kegiatan hari ini yaitu pengerjaan pengurukan dinding pengaman jembatan duiker (plat duiker) yang dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkokoh struktur jembatan, menstabilkan tanah di sekitar drainase, serta memastikan kelancaran dan keamanan arus lalu lintas di atasnya," tuturnya.


Aris pun menjelaskan, bahwa monitoring yang dilakukan ini guna memastikan pelaksanaan pekerjaan berjalan dengan baik, serta mendukung fungsi jembatan dan drainase agar saluran air dapat mengalir dengan lebih lancar.


Monitoring turut dilakukan untuk melihat kondisi di lapangan dan memastikan pekerjaan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung lingkungan yang lebih tertata serta mengurangi potensi terjadinya genangan saat hujan.


"Melalui koordinasi dan monitoring secara langsung di lapangan ini, diharapkan pekerjaan dapat terlaksana dengan baik dan memberikan dampak positif bagi kenyamanan serta kebutuhan masyarakat," pungkasnya.



(Eko/GW/Red) 


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar