Viral di Media Sosial, Seruan Ajakan Solidaritas Mitra BGN Gerakan Nasional Gembok Dapur MBG dengan 6 Tuntutan
![]() |
| Viral di Media Sosial, Seruan Ajakan Solidaritas Mitra BGN Gerakan Nasional Gembok Dapur MBG dengan 6 Tuntutan. |
JAWA TIMUR - gudang-warta.com - Seruan aksi solidaritas dan ancaman "Gembok Dapur Nasional" Viral di media sosial (Medsos) salah satunya melalui pesan berantai di aplikasi Whatsapp, Rabu (4/11/2026).
Hal tersebut dipicu oleh akumulasi kekecewaan mitra strategis terhadap kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN) yang dinilai sepihak dan tidak berkeadilan.
Ketegangan ini semakin memuncak akibat penonaktifan ribuan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta ketidakpastian operasional dapur mandiri yang telah dibangun dengan dana investasi pribadi para mitra.
![]() |
| 6 Tuntutan utama aksi Gembok Dapur Nasional dan Tolak Juknis 63551. |
Dalam seruan berupa poster tersebut, tertulis ajakan kepada seluruh Mitra BGN se-Indonesia pada 10 November 2026 akan menggelar aksi damai untuk menyampaikan aspirasi dan menyuarakan keprihatinan kepada Komisi IX DPR RI yang membidangi isu Kesehatan, Ketenagakerjaan, dan Jaminan Sosial dengan 6 Tuntutan utama, yakni:
1. Tolak Pengurangan Relawan:
Mempertahankan jumlah relawan dan mengembalikan skema pembayaran at cost sesuai biaya riil operasional.
2. Masukkan Kembali Kendaraan Operasional:
Mengembalikan biaya kendaraan distribusi ke dalam komponen operasional SPPG.
3. Tolak Pengurangan Insentif Kader Posyandu:
Menjaga besaran insentif kader Posyandu sesuai aturan sebelumnya.
4. Tinjau Ulang Skema Insentif Rp.2.000/PM:
Menunda penerapan insentif berbasis per porsi (Rp2.000/penerima manfaat) sebelum ada pemerataan dan penetapan data final penerima manfaat di seluruh SPPG.
5. Sederhanakan dan Integrasikan Sistem/Aplikasi:
Mengurangi aplikasi pelaporan yang tumpang tindih dan menyatukannya agar fokus pada tugas di lapangan.
6. Operasikan Dapur yang Sudah Siap:
Mendesak pengoperasian SPPG yang sudah memenuhi syarat, karena banyak mitra telah menggelontorkan modal tanpa kepastian operasional.
Sementara itu, dari informasi terkini bahwasanya, Mitra BGN dari Jawa Barat dan Jawa Tengah akan ikut serta dalam aksi tersebut. Sedangkan dari Jawa Timur seperti meliputi Trenggalek, Ponorogo, serta Kabupaten lainnya sedang melakukan Konsolidasi untuk mewakili Mitra BGN di Jawa Timur.
(Guf/GW/Red)


