Pembangunan Sirkuit Mario Magetan Dikebut, Guna Cetak Pembalap Muda Berprestasi
MAGETAN - gudang-warta.com - Pemerintah Kabupaten Magetan terus mempercepat pembangunan Sarana Olahraga berupa lapangan balap motor (Sirkuit Mario) yang berlokasi tepat di depan Pasar Parang, Kabupaten Magetan. Proyek tahap ll yang dimulai sejak 8 Agustus 2025 itu kini tengah dikebut agar selesai tepat waktu sesuai masa pelaksanaan selama 120 hari kalender.
![]() |
| Pemerintah Kabupaten Magetan terus mempercepat pembangunan Sarana Olahraga berupa lapangan balap motor (Sirkuit Mario) yang berlokasi tepat di depan Pasar Parang, Kabupaten Magetan. |
Pembangunan yang bersumber dari APBD Kabupaten Magetan Tahun Anggaran 2025 ini menelan biaya sebesar Rp.4.586.953.000 (Empat Miliar Lima Ratus Delapan Puluh Enam Juta Sembilan Ratus Lima Puluh Tiga Ribu Rupiah).
Adapun lingkup pekerjaan meliputi pembangunan talud, paddock, jalan beton, serta penataan lahan yang dilengkapi dengan barrier dan kawat pembatas. Seluruh pekerjaan tersebut dikerjakan oleh CV. Cakra Gumilang dengan pengawasan dari PT. Skala Pilar Lima sebagai konsultan pengawas.
![]() |
| Diski, selaku pembantu pelaksana pembangunan Sirkuit Mario Magetan. |
Proyek ini berada di bawah tanggung jawab Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Magetan (Disdikpora).
Menurut Diski, selaku pembantu pelaksana pembangunan, bahwa pekerjaan di lapangan saat ini berjalan intensif agar target penyelesaian bisa tercapai sebelum akhir tahun.
![]() |
| Pembangunan Sirkuit Mario Magetan Dikebut. |
“Kami terus mengebut pekerjaan dengan tetap memperhatikan kualitas konstruksi. Harapannya, fasilitas ini segera bisa dimanfaatkan masyarakat untuk kegiatan olahraga dan pembinaan atlet pembalap muda daerah Kabupaten Magetan,” ujar Diski, Selasa (04/11/2025).
Dengan adanya Sirkuit Mario Parang Magetan ini diharapkan menjadi pusat aktivitas olahraga baru di Kabupaten Magetan, sekaligus mendukung visi pemerintah daerah dalam menyediakan sarana olahraga yang representatif dan modern bagi masyarakat luas, serta menjadi wadah positif bagi para pencinta hobi balap motor dan meminimalisir adanya balap liar di Kabupaten Magetan.
(Eko/GW/Red)



