BREAKING NEWS

Garda Satu Jatim Kecam Keras Pernyataan Saiful Mujani yang Dinilai Provokatif dan Memecah Bangsa!

Garda Satu Jatim Kecam Keras Pernyataan Saiful Mujani yang Dinilai Provokatif dan Memecah Bangsa!


SURABAYA – gudang-warta.com – Organisasi masyarakat Garda Satu (Garuda Sakti Bersatu) Jawa Timur menyampaikan kecaman keras terhadap pernyataan Saiful Mujani yang dinilai mengandung unsur provokatif dan berpotensi menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.


Ketua Garda Satu Jawa Timur, Badrul Aini, menegaskan, bahwa pernyataan yang menyerukan upaya “menjatuhkan” Presiden Prabowo Subianto merupakan bentuk komunikasi politik yang tidak sehat dan dapat memicu keresahan publik.


“Kami menilai pernyataan tersebut sangat tidak bijak, berpotensi memecah belah bangsa, serta tidak mencerminkan sikap intelektual yang menjunjung tinggi etika demokrasi,” tegas Badrul Aini saat di Kantor Humas Garda Satu Jawa Timur, Jalan Jemursari 1A, Wonocolo, Surabaya, pada Selasa (7/4/2026).


Garda Satu Jatim menilai bahwasanya, dalam sistem demokrasi, kritik terhadap pemerintah memang dijamin oleh Konstitusi. Namun demikian, penyampaian pendapat harus dilakukan dengan cara yang santun, konstruktif, dan tidak mengarah pada upaya delegitimasi kekuasaan yang sah.


Lebih lanjut, Garda Satu menegaskan bahwa stabilitas nasional harus menjadi prioritas bersama, terutama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.


“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh narasi-narasi yang dapat merusak tatanan demokrasi dan persatuan nasional,” lanjutnya.


Sebagai bentuk sikap organisasi, Garda Satu:


1. Mengecam keras pernyataan yang dinilai provokatif dan berpotensi memecah belah bangsa.

2. Mengingatkan seluruh tokoh publik untuk lebih bijak dalam menyampaikan pendapat di ruang publik.

3. Mengajak masyarakat untuk menjaga kondusifitas dan tidak terpengaruh oleh opini yang menyesatkan.


Garda Satu juga mendorong semua pihak untuk tetap mengedepankan nilai-nilai kebangsaan serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.



(Guf/GW/Red) 


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar