Bhabinkamtibmas Sidomukti Tanamkan Disiplin dan Cegah Perundungan Sejak Dini di MPLS
![]() |
| Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari kedua di SPS SEDAP, KB/TK Dharma Wanita, dan SD Negeri Sidomukti, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan. |
LAMONGAN – gudang-warta.com – Suasana penuh semangat mewarnai kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari kedua di SPS SEDAP, KB/TK Dharma Wanita, dan SD Negeri Sidomukti, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan. Hadir dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Sidomukti Aipda Nanang Sumantri, S.H. atau yang akrab disapa Mas Bhabin Sidomukti, memberikan pembinaan, motivasi, sekaligus edukasi kepada para peserta didik.
Pembinaan ini difokuskan pada penanaman kedisiplinan, pembentukan karakter, serta pencegahan perundungan demi mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, ramah anak, dan nyaman bagi seluruh peserta didik.
![]() |
| Bhabinkamtibmas Desa Sidomukti Aipda Nanang Sumantri, S.H. atau yang akrab disapa Mas Bhabin Sidomukti, saat memberikan pembinaan, motivasi, sekaligus edukasi kepada para peserta didik. |
Dengan gaya penyampaian yang hangat dan mudah dipahami, Mas Bhabin mengajak seluruh siswa untuk rajin belajar, menghormati guru dan orang tua, serta menaati tata tertib sekolah. Ia menekankan bahwa kebiasaan positif yang ditanamkan sejak dini akan menjadi bekal berharga bagi masa depan anak-anak.
"Kebiasaan baik yang dimulai sekarang akan membentuk kalian menjadi pribadi yang berprestasi dan bermanfaat nantinya. Mari kita saling menghargai dan berbuat baik kepada sesama," ujar Mas Bhabin di hadapan para siswa, guru, dan wali murid.
Secara khusus, ia juga mengingatkan para peserta didik mengenai bahaya perundungan. Setiap anak berhak merasa aman dan nyaman saat bersekolah. Anak-anak diajak untuk saling menyayangi, tidak mengejek, tidak mengucilkan teman, serta berani melapor kepada guru jika melihat atau mengalami perlakuan yang tidak menyenangkan.
Tidak hanya kepada siswa, Mas Bhabin juga mengajak para orang tua dan pendidik untuk mempererat komunikasi dan pengawasan. Sinergi yang erat antara keluarga, sekolah, pemerintah desa, dan Polri menjadi kunci utama menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif dan bebas dari kekerasan.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung dunia pendidikan melalui pembinaan karakter sejak usia dini. Diharapkan, seluruh peserta didik dapat tumbuh menjadi generasi yang disiplin, berakhlak mulia, dan mampu menjaga budaya sekolah yang positif serta bebas perundungan.
(Iswanto/GW/Red)


