BREAKING NEWS

Penyerahan Mini Project “CivicLink SI-REKAP” kepada Pengadilan Agama Surabaya dalam Program Magang MBKM Universitas Negeri Surabaya

Penyerahan Mini Project “CivicLink SI-REKAP” kepada Pengadilan Agama Surabaya dalam Program Magang MBKM Universitas Negeri Surabaya. 

 

Penulis : Diva Merliana


SURABAYA - gudang-warta.com - Pada hari Rabu , 23 September 2026, bertempat di Pengadilan Agama Surabaya Kelas I-A, Jalan Ketintang Madya VI No.3, Jambangan, Kecamatan Jambangan, Surabaya, Jawa Timur 60232, telah dilaksanakan penyerahan mini project “CivicLink SI-REKAP” oleh Diva Merliana, Mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), kepada Kepaniteraan Muda Hukum Pengadilan Agama Surabaya. 


Penyerahan ini menjadi luaran utama program magang Mobilitas Akademik Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) UNESA yang dilaksanakan pada Agustus hingga Oktober 2026. Kegiatan dihadiri oleh Dini Aulia Safitri, S.H., M.H. dengan mengusung Tema: “CivicLink SI-REKAP: Integrasi Google Apps Script pada Rekapitulasi Perkara sebagai Wujud Capacity Building dan Kemitraan untuk Pembangunan Berkelanjutan”.


Pengadilan Agama Surabaya merupakan salah satu pengadilan agama tingkat pertama dengan volume perkara terbanyak di Jawa Timur. Setiap bulan, Kepaniteraan bertugas menyusun rekapitulasi perkara masuk, diputus, dan berjalan yang menjadi dasar pelaporan kinerja kepada Pengadilan Tinggi Agama dan Mahkamah Agung.


Dalam MBKM Magang ini, Diva Merliana mengembangkan CivicLink SI-REKAP, yaitu sistem rekapitulasi perkara sederhana berbasis Google Apps Script. Sistem ini memadukan Google Sheets sebagai basis data terpusat, serta skrip Google Apps Script untuk coding dan validasi data, penghitungan rekapitulasi otomatis, dan pembuatan dashboard visual berupa grafik dan tabel jumlah perkara masuk, diputus, serta sisa perkara per bulan. 


Menurut Diva (sapaan akrab), teknologi ini dipilih karena bersifat low-cost, tidak membutuhkan server maupun lisensi tambahan, dan mudah dipelajari oleh staf non-teknis, sehingga dapat dipelihara secara mandiri oleh instansi setelah masa magang berakhir.


"Sebelum diserahkan, sistem dikembangkan melalui beberapa tahap, mulai dari observasi dan pemetaan alur rekapitulasi perkara yang berjalan, perancangan basis data Google Sheets berdasarkan jenis perkara, status, majelis hakim, dan periode pelaporan, pengembangan skrip otomatisasi, pembangunan dashboard, hingga uji coba dan validasi bersama petugas Kepaniteraan Muda Hukum agar sistem sesuai dengan alur kerja yang berlaku," ucap Diva Merliana, Kamis (24/9/2026).


Alur kerja CivicLink SI-REKAP, dari input data perkara hingga pemanfaatan sistem. (Dokumentasi: Diva Merliana). 


Lebih lanjut, Diva menuturkan bahwasanya, penyerahan diawali secara simbolis dan di serahkan kepada mitra. Selanjutnya, ia mendemonstrasikan fitur CivicLink SI-REKAP, mulai dari pengisian data perkara, validasi otomatis, penyajian dashboard, hingga ekspor laporan dalam format exceldan PDF.


"Program ini dirancang di atas tiga pilar, yaitu capacity building atau penguatan kapasitas pegawai, kemitraan antara mahasiswa, dosen pendamping, dan pembimbing lapangan, serta keberlanjutan pemanfaatan sistem. Pendekatan tersebut sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Dampak sistem diukur dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah implementasi, yaitu dari sisi waktu pengerjaan rekapitulasi, tingkat akurasi data, dan kepuasan pengguna," tuturnya.


Bagi mahasiswa PPKn, kegiatan ini menjadi wujud nyata peran generasi muda dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi informasi. Program ini juga berjalan atas persetujuan Koordinator Program Studi PPKn, Dr. Listyaningsih, S.Pd., M.Pd., dan pendampingan Dosen Pendamping, Dr. Iman Pasu Marganda Hadiarto Purba, S.H., M.H.


"Secara keseluruhan, penyerahan mini project CivicLink SI-REKAP berjalan dengan baik respons mitra juga baik. Harapannya, sistem ini dapat membantu  dan meningkatkan akurasi rekapitulasi perkara di Pengadilan Agama Surabaya, sekaligus menjadi langkah awal terjalinnya kemitraan yang berkelanjutan antara Universitas Negeri Surabaya dan Pengadilan Agama Surabaya dalam mendukung digitalisasi layanan peradilan," pungkasnya.



(Eko/GW/Red) 


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar