Bersih Desa Plosojenar Adakan Ziarah Makam, Seni Reog Hingga Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk
![]() |
| Pemdes Plosojenar bersama masyarakat gelar Ziarah Makam religi dalam rangka Bersih Desa, Selasa (8/8/2023). |
PONOROGO - gudang-warta.com - Pemerintah Desa Plosojenar mengadakan acara Ziarah Makam religi dalam rangka Bersih Desa yang diikuti oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ibu-ibu PKK, Tokoh Agama, Karang Taruna dan masyarakat Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (8/8/2023) pagi.
![]() |
| Sutrisno, Kepala Desa Plosojenar. |
Pada kesempatan tersebut, Sutrisno, Kepala Desa Plosojenar mengatakan, bahwa Ziarah Makam tersebut sudah menjadi tradisi dari masyarakat dan kegiatan rutin setiap tahunnya yang dikemas dalam Bersih Desa.
![]() |
| Ziarah Makam religi sudah menjadi tradisi dari masyarakat Plosojenar dan kegiatan rutin setiap tahunnya. |
"Adapun rangkaian kegiatan Bersih Desa ini diawali dengan Ziarah Makam leluhur Desa Plosojenar, hiburan Seni Reog "Singo Kusumo Joyo" serta puncak acara pada malam ini diadakannya Pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk dengan Dalang Ki Bagas Bayu dan dimeriahkan oleh Sinden Thatin, serta Pelawak Kondang yakni Gareng dari Pacitan," Ujarnya.
![]() |
| Seni Reog "Singo Kusumo Joyo" semarakkan rangkaian Bersih Desa Plosojenar. |
Lebih lanjut, Sutrisno menyampaikan ucapan terimakasih kepada segenap panitia acara Bersih Desa dan seluruh masyarakat Desa Plosojenar atas sumbangsih dan partisipasinya, sehingga kegiatan Bersih Desa berjalan lancar dan sukses.
![]() |
| Penyerahan tokoh Wayang dari Kades Sutrisno kepada Dalang Ki Bagas Bayu dalam pagelaran wayang semalam suntuk sebagai puncak acara bersih Desa Plosojenar. |
"Digelarnya Bersih Desa ini sebagai upaya pelestarian nilai-nilai budaya lokal, juga sebagai perwujudan dari rasa Syukur kita terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Harapannya usai diadakannya Bersih Desa ini, Desa Plosojenar dan seluruh masyarakat diberikan kesehatan, keselamatan, di jauhkan dari malapetaka, dimudahkan segala rezekinya, serta hidup guyub rukun ayem tentrem," Tandasnya. (Eko/GW/Red)





