BREAKING NEWS

Launching AWDI Magetan Sukses, Kominfo Ucapkan Selamat dan Tekankan Profesionalisme

Launching AWDI Magetan berlangsung khidmat dan dihadiri para Ketua Asosiasi pers serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Magetan, bertempat di Cafe Kopi Koi Magetan, Jawa Timur, Sabtu (29/11/2025).

 

MAGETAN – gudang-warta.com – Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) Kabupaten Magetan resmi dilaunching dan menjadi wadah baru bagi jurnalis dalam meningkatkan profesionalisme serta solidaritas antar media di Magetan.


Acara launching berlangsung khidmat dan dihadiri para Ketua Asosiasi pers serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Magetan, bertempat di Cafe Kopi Koi, Nitikan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Sabtu (29/11/2025).



Pengurus AWDI Magetan bersama Kominfo bergandengan tangan dalam bersinergi.


Pada acara tersebut, Ketua Panitia sekaligus Ketua AWDI Magetan terpilih, Bitner Sianturi, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan seluruh pihak sehingga organisasi ini bisa berdiri dengan baik. Ia menegaskan bahwa kehadiran AWDI di Magetan diharapkan menjadi ruang sinergi bagi jurnalis Magetan dalam menjaga integritas dan kualitas pemberitaan.


“Terima kasih atas dukungan semua pihak. Semoga AWDI menjadi wadah untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan kompetensi, dan menjaga marwah profesi jurnalis sebagai pilar demokrasi,” ujar Bitner Sianturi.


Sementara itu, Kepala Bidang Informasi, Komunikasi, dan Publik (IKP) Dinas Kominfo Magetan, Eko Budiono, dalam sambutannya memaparkan bahwa di Magetan saat ini terdapat 14 paguyuban media dengan total 86 media yang terdaftar. Menurutnya, keberadaan organisasi seperti AWDI harus mampu menjaga kompetensi jurnalis agar tetap mematuhi AD/ART serta kode etik jurnalistik.


Bitner Sianturi, Ketua AWDI Magetan. (Ketiga dari Kiri)


“Media di Magetan harus mampu menjaga profesionalitas dan selalu menjaga kode etik jurnalistik serta patuh pada aturan yang sudah ditetapkan. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas Eko.


Selain itu, Eko Budiono juga menekankan bahwa media yang ingin bekerja sama dengan Kominfo kedepan wajib memiliki BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan bagi para jurnalis. Syarat tersebut harus disertakan saat media mengajukan kerja sama ke Kominfo.


Selain itu, Eko mengakui bahwa masih ada media yang belum mendapatkan porsi advertorial dari Kominfo. Namun ia menegaskan bahwa media tetap dapat menjalin kemitraan melalui skema lain.


Eko Budiono, Kepala Bidang Informasi, Komunikasi, dan Publik (IKP) Dinas Kominfo Magetan. (Kedua dari Kiri)


“Walaupun belum mendapatkan advertorial, bisa mengajukan bentuk kerja sama lainnya. Ini tugas bersama bagaimana media tetap berperan dan menjalin komunikasi,” jelasnya.


Dengan diresmikannya AWDI Magetan, diharapkan peran jurnalis dapat semakin kuat dalam mendukung transparansi informasi, mengedukasi masyarakat, serta mendukung proses pembangunan daerah. Bitner Sianturi menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi yang solid dan bermanfaat bagi semua anggota.


Acara launching ini menjadi momentum penting bagi dunia Pers Magetan terutama yang tergabung di AWDI untuk bergerak lebih profesional, terlindungi, dan berkolaborasi dalam bingkai demokrasi serta etika jurnalistik yang sehat.



(Eko/GW/Red) 


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar