BREAKING NEWS

Dukung Program MBG, Bank Pisang Nusantara Nganjuk Akan Tanam Ribuan Bibit Pisang Dilahan Seluas 6 Hektar

Timur Jaelani, Owner Bank Pisang Nusantara bersama Tim pelaksana dan rekan bisnis Gufrannudin saat meninjau lokasi penanaman bibit Pisang.

 

NGANJUK - gudang-warta.com - Timur Jaelani, Owner Bank Pisang Nusantara yang mewadahi dari para petani buah Pisang yang ada di Kabupaten Nganjuk menegaskan dukungannya terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan melalui gizi masyarakat sekaligus mendorong perputaran ekonomi daerah.


Hal tersebut disampaikannya saat melakukan peninjauan lokasi dengan bersinergi memanfaatkan lahan Perhutani di dekat Hutan Jati, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Jum'at (23/1/2026).


Bibit Pisang Raja hasil penanaman dari Bank Pisang Nusantara Nganjuk.


Timur Jaelani yang akrab di sapa Bang Jhon didampingi Gufrannudin, salah satu rekan bisnis dari Ponorogo mengatakan, bahwa menanam pisang merupakan langkah strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).


"Kami menginisiasi dengan bersinergi memanfaatkan lahan Perhutani untuk menanam sebanyak 2.225 bibit batang Pisang Raja maupun jenis Pisang Cavendish di lahan seluas 6 Hektar dengan jarak penanaman 3 meter x 2,5 meter. Sedangkan waktu estimasi hingga masa panen sekitar 7 sampai 10 bulan," Ucapnya.


Bang Jhon mengungkapkan, bahwa pihaknya juga merangkul para Petani buah Pisang di Nganjuk. Mengingat tingginya kebutuhan buah Pisang ini di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Satu SPPG membutuhkan sekitar 150 sisir pisang per produksi.


Timur Jaelani, akrab di sapa Bang Jhon, Owner Bank Pisang Nusantara Nganjuk.


"Potensi ini menjamin penyerapan hasil panen petani Pisang, meningkatkan stabilitas harga, serta menjadi peluang ekonomi baru. Sedangkan peluang pasar besar program MBG ini akan menjangkau puluhan Juta penerima manfaat, dengan membutuhkan pasokan buah dan komoditas pertanian secara konsisten," Jelasnya.


Bang Jhon berharap, penanaman pisang untuk MBG ini bisa membawa dampak Positif bagi Petani untuk memastikan harga jual yang lebih layak dan terhindar dari permainan pengepul.


"Melalui inisiatif ini, petani tidak hanya berkontribusi dalam pemenuhan gizi anak sekolah, tetapi juga mendapatkan kepastian pasar dan peningkatan pendapatan ekonomi," Pungkasnya.



(Eko/GW/Red) 


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar